Rabu, 11 September 2013

Silaturahim



Makna silaturahim

·         Secara bahasa, silaturahmi berasal dari dua kata,  صِلة  ( Shilah ) artinya menghubungkan, dan  الرحم   ( ar Rahim ) artinya: Kasih sayang.  

·         Secara istilah menyambungkan kebaikan kepada  kerabat atau sesama, dan menjauhkan keburukan yang mungkin akan menimpa mereka. 

·         Lawan dari silaturahim adalah قطيعة الرحم  ( qathiatu ar Rahim ) yaitu memutuskan hubungan silaturahim.

Tiga kondisi manusia dalam silaturahim

·         Orang yang gemar silaturahim dan berbuat baik kepada sesama, ini golongan terbaik
·         Orang yang tidak memutuskan silaturahmi dan tidak pulang menyambung
·         Orang yang memutuskan silaturahim dan ini golongan terburuk

Hukum silaturahim
Hukum silaturahim adalah wajib, ini adalah pendapat mayoritas ulama seperti Imam Al Qurthubi, Qadhi Iyadh dll. Sedangkan memutuskan silaturahim termasuk dosa besar.

Silaturahim menurut Al Qur’an
Al Qur’an banyak  mengungkap ayat-ayat yang  secara eksplisit menganjurkan silaturahim diantaranya:
1.       Surat An Nisa ayat 36

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئاً وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَاناً وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالاً فَخُوراً
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.

 Imam at Thabari dalam tafsirnya menyebutkan bahwa, tetangga ada dua yaitu, tetangga yang masih memiliki hubungan keluarga dan orang lain.
Rasulullah bersabda: "الصَّدَقَةُ عَلَى المِسْكِينِ صَدَقَةٌ، وعَلَى ذِي الرَّحِم صَدَقَةٌ وصِلَةٌ"
Sadakah kepada orang miskin hanya mendapat pahala sedekah, sedangkan sedekah kepada kerabat mendapat pahala silaturahim dan sedekah. [1]



2.       Surat An Nahl ayat 90

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْأِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. 

3.       Surat Al Baqarah ayat 215
يَسْأَلونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلْ مَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ
Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan". Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. 

Keutamaan Silaturahim menurut Hadits
1.       Hadits

عن أنس بن مالك_ رضي الله عنه_ قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ((من سرهُ أن يبسط له في رزقه ، ويُنسأ له في أثرة فليصل رحمه
Dari Anas bin Malik ra. Berkata,” Telah bersabda Rasulullah saw,”Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan usianya hendaklah ia menyambung silaturahim.[2]
2.       Hadits
عن أبي أيوب الأنصاري- رضي الله عنه - أن رجلاً قال للنبي صلى الله عليه وسلم : أخبرني بعمل يدخلني الجنة . فقال النبي صلى الله عليه وسلم : (( تعبد الله،ولا تشرك به شيئاً،وتقيم الصلاة،وتؤتي الزكاة،وتصل الرحم)) البخاري
Dari Abu Ayub Al Anshari ra, seseorang berkata kepada nabi, “Ya Rasulullah beri tahukan aku amalan yang dapat memasukkanku ke syurga”. Rasul bersabda,” Sembahlah Allah dan jangan syirik, dirikanlah shalat, tunaikan zakat, dan sambunglah tali silaturahim.[3]  
3.       Hadits
من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليصل رحمه
Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah ia menyambung silaturahim ( HR. Bukhari.6138 )
4.       Hadits
Dari Abdullah bin Salam ra, Rasulullah bersabda:
يا أيها الناس أفشوا السلام ،وأطعموا الطعام،وصلوا الأرحام،وصلوا بالليل والناس نيام،تدخلوا الجنة بسلام
Wahai manusia sebarkanlah salam, berilah makanan, sambungkanlah tali silaturahim, shalatlah pada malam hari ketika manusia terlelap tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat.[4]
 
Siapakah kerabat itu ?
Para ulama berbeda pendapat tentang al arham ( kerabat ) yang WAJIB dihubungkan,
·         Mahram mereka adalah:

الوالدان ووالديهم وإن علو والأولاد وأولادهم وإن نزلوا, والإخوة وأولادهم والأخوات وأولادهن, والأعمام والعمات والأخوال والخالات.
Kedua ortu, kakek nenek  dan keatas, anak dan cucu kebawah, saudara kandung laki dan perempuan, anak- anak mereka saudara kandung, paman dan bibi dari pihak ayah dan ibu.
·         Ahli waris sehingga anak paman dari pihak ayah dan pihak ibu tidak berhak.
·         Semua saudara keluarga besar.
Bagaimana cara bersilaturahim
Banyak cara yang dilakukan untuk menyambung silaturahim, namun kerabat dekat lebih prioritas dari kerabat jauh diantaranya dengan cara:
-          Berkunjung
-          Bertamu
-          Menanyakan kabar via sms, telephon dll.
-          Memberi  hadiah
-          Memberi bantuan moril dan materil
-          Menjenguk ketika sakit
-          Berbela sungkawa dan bertakziyah jika sudah meninggal
-          Memenuhi undangan
-          Mendoakannya

Sebab –sebab terputusnya silaturahim
-          Jahil terhadap keutamaan silaturahim
-          Sombong
-          Lama terputus kabar
-          Kebiasaan ortu
-          Berlebih-lebihan ketika berkunjung
-          Terlalu sibuk sehingga tidak ada waktu
-          Jarak yang jauh
-          Suudzan
-          Masalah harta

           


[1] HR. Ahmad 4/17

[2] HR. Bukhari 5986, Muslim 2557 )

[3]  HR. Bukhari dalam Fathul Bari 3/1396, Muslim 14 )

[4] HR. At Tirmidzi 2485, Ibnu Majah 3251 lafadznya, Ahmad 5/451,