Selasa, 30 Juli 2013

Mesir, Suriah, Libanon Dan Palestina Takkan Berakhir Dalam Waktu Singkat



Nazaret – Menteri Keamanan penjajah Zionis Jenderal Moshe Ya’alon mengatakan, ketidak setabilan di Mesir menuntut ‘Israel’ untuk tetap terbangun. Karena, menurutnya, peristiwa-peristiwa di Mesir, Suriah dan Libanon adalah peristiwa bersejatah yang harus difahami secara mendalam dan tidak akan berakhir dalam waktu dekat. 

Ya’alon menambahkan bahwa di Mesir ada revolusi dan revolusi yang tandingan. Bahwa keadaan tidak stabil yang tidak mungkin diketahui akhir kesudahannya mengharuskan militer Zionis tetap terbangun dari dua sisi intelijen dan spionase. Ini juga mengharuskan level politik. 

Mengenai apa yang terjadi di Suriah, Ya’alon mengatakan bahwa di sana ada perang saudara yang sampai saat ini sudah mengakibatkan sekitar 100 ribu orang meninggal. “Saya tidak tahu bagaimana perang ini akan berakhir,” ungkapnya. Dia menegaskan bahwa perang ini telah melintasi perbatasan ke Libanon. 

Ya’alon mengklaim bahwa ‘Israel’ tidak ikut sampur dalam peristiwa yang terjadi di negara-negara tersebut. Dia menyatakan bahwa apa yang terjadi adalah peristiwa sejarah yang memiliki orgensi besar tidak akan selesai dalam waktu dekat.  Infopalestina.com