Minggu, 08 September 2013

Sikap Nasionalis Erdogan Selamatkan Martabat Bendera Turki

Selama ini ada tuduhan dari kaum sekuler bahwa mereka yang mengusung agenda Islam adalah orang yang tidak nasionalis dan menjadi ancaman keamanan nasional. 
Namun, sejumlah bukti menunjukkan sebaliknya. Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan adalah salah satu contohnya.

Politisi Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) itu kembali menyelamatkan martabat bendera Turki, di saat sejumlah pimpinan negara lainnya menginjak bendera negaranya sendiri.

Dalam sesi foto bersama para pemimpin KTT G20 di St. Petersburg, Rusia, Jum’at (6/8) lalu, Erdogan yang tiba di tempat lokasi foto bersama PM Inggris, David Cameron, mengambil gambar bendera Turki yang berada di bawah kakinya. Meski bendera-bendera tersebut sengaja diletakkan oleh panitia untuk menandakan posisi para pemimpin itu berdiri, Erdogan tidak mau menginjak bendera negaranya sendiri. Ia pun memasukkan bendera itu ke dalam jasnya.

Presiden AS Barack Obama, Cameron dan Merkel yang melihat aksi Erdogan sontak tertawa. Reaksi terkejut sekaligus kagum terlihat di raut wajah Presiden Argentina, Cristina Fernández de Kirchner. Agaknya, ia tidak menduga ada pemimpin yang begitu menghargai identitas negaranya.

Aksi pungut bendera di KTT G20 ini bukanlah kali pertama dilakukan Erdogan. 
Dalam dokumentasi acara G20 di Pittsburgh, 2009 lalu, Erdogan juga menyelamatkan bendera Turki dan memasukkannya ke jas, agar ia tidak terinjak. islamedia