Kamis, 02 April 2015

Tindakan BNPT Bertentangan Dengan HAM



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Forum Ulama Umat Islam (FUUI), KH Athian Ali menilai kriteria situs radikal yang disebutkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tak jelas. Apalagi BNPT tanpa konsultasi dengan MUI dan para tokoh agama langsung menutup situs-situs Islam.

"Tindakan BNPT menutup situs-situs Islam sama saja dengan meneror umat Islam. Sekarang umat Islam jadi takut ngomong jihad karena takut disangka teroris," katanya, Kamis, (2/4),
Menurut Athian, tidak ada yang mendukung keputusan BNPT yang dinilai ngawur. "Kalau memang ada berita situs Islam yang dinilai salah, harusnya diberi bimbingan kalau beritanya tak tepat lalu diberi contoh berita yang tepat," ujarnya.
Situs-situs Islam, terang dia, seharusnya diberi peringatan dulu kalau misal melanggar hukum. Namun, upaya BNPT tanpa proses hukum dengan memblokir sepihak sudah menodai nilai hukum.

Dalam Islam, kata dia, jihad itu luas. Istri yang mendidik anak dengan baik, istri yang ikhlas melayani suami, suami yang mencari nafkah secara halal, termasuk dalam kategori jihad. "Saya khawatir umat Islam jadi takut dinilai sebagai teroris kalau bicara jihad."