Jumat, 30 Agustus 2013

Gerakan Damai Rakyat Mesir Melawan Junta Militer

SINAIOnline- Dalam sebuah tulisannya di harian Hurriyah wal adalah (14/8), Hasan al-Qabbany, pendiri “Gerakan Jurnalis dan Wartawan pro reformasi” mengangkat analisanya yg berjudul: “Pasca dilengserkannya Junta Militer”. Bahwa ada enam tahapan yang akan dilakukan oleh Koalisi Nasional Pro Rakyat Anti Junta Militer Mesir selain memperjuangkan kembalinya Dr. Mursi dan legitimasinya.

Ada 6 bidang garapan reformasi yang akan dilakukan kedepan.
a. Kehakiman
b. Politik
c. Keamanan
d. Ekonomi
e. Hukum dan perundang-undangan
f. Media

Pasca pembantaian ini, seluruh pihak berusaha untuk melakukan penyadaran kepada seluruh rakyat Mesir bahwa yang terjadi sekarang adalah konspirasi dari dalam dan luar negeri untuk menghancurkan Mesir dan menghilangkan peradaban keislaman dan ciri khas utama rakyat Mesir yaitu Negara yang memegang teguh keislaman dan keagamaan. Yang terpenting adalah menghancurkan sisa-sisa junta militer di Mesir ini.

Aksi pengerahan jutaan massa akan kembali digelar di Mesir tiap hari untuk melawan kediktatoran Junta Militer. Dan puncaknya rakyat akan melakukan aksi “Pembangkangan sipil”!

Ada 10 langkah yang akan dilakukan oleh pendukung legitimasi dan Koalisi Nasional Pro legitimasi di Mesir untuk melengserkan junta militer: (analisa harian FJP 4/8/2013)
1. Ihtijajat al-Sya’biyah (Aksi protes rakyat)
2. Al-Masirat al-Bathi’ah linnas was Sayyarat (Longmarch massa dan mobil/kendaraan)
3. Adawat fanniyah lil muqawamah minha al-Ghina’ al-‘Am (Membuat kreasi seni perlawanan seperti menciptakan lagu dan anasyid)
4. Al-Huffadz ‘ala al-Silmiyah (Menjaga aksi tetap damai)
5. Al-Idrabat al-Ummaliyah (Mogok massal buruh)
6. Melakukan aksi dialog dan penyadaran thd masyarakat tentang hakikat sebenarnya junta militer
7. Membongkar operasi penyiksaan yang dilakukan oleh junta militer
8. Menolak segala bentuk keputusan dan kebijkan pemerintah junta militer
9. Melakukan aksi demo besar-besaran dan menguasai kantor-kantor pemerintah untuk mengacaukan pemerintahan junta militer
10. Al-‘Isyan al-Madani (Pembangkangan rakyat sipil secara massal)
sumber: sinaionline