Kamis, 18 April 2013

Bahasa Arab



حسن          : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ
بودي           : وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمْ
حسن          : مَاسْمُك َ؟
بودي           : اِسْــمـِيْ بــُوْدِيْ
حسن          : من أين أنت ؟
بودي           : أنا من إندونيسيا
حسن          : ما جـِـنـْسِيَّتُكَ؟
بودي           : أنا إندونيسي, وأنتَ ؟
حسن          : أنا مصري , أنا من مصر
بودي           : أهلاً وسهلاً
حسن          : أهلاً بِكَ
Kaidah

Suku / Bangsa
Negara
مصري : Warga Mesir
مصر :  Mesir
إندونيسي : Warga Indonesia
إندونيسيا : Indonesia



Suku / Bangsa
Negara
مصري : Warga Mesir
مصر :  Mesir
إندونيسي : Warga Indonesia
إندونيسيا : Indonesia
Ket: Untuk Suku/bangsa diakhir kata diberi imbuhan : ي

Ungkapan
Kata Ganti Orang
أَهْلاَ بِكَ
ك- أنتَ
مَاسْمُكَ
كَ- أنتَ
ماجنسيتُكَ
ك-أنتَ

Suku / Bangsa
Negara
مصري : Warga Mesir
مصر :  Mesir
إندونيسي : Warga Indonesia
إندونيسيا : Indonesia
A.     ( التدريبات ) Latihan
1.   أَجِبْ
·       مِنْ أَيْنَ بُوْدِيْ ؟
·       هُوَ............
·       مِنْ أَيِنَ حَسَن ؟
·       هُوَ............
·       أَناَ مِنْبــَحْرَيـن , أنا........

2.   اِسْتَبْدِلْ كَمَا فِي اْلمِثاَلِ !
أ : مِنْ أَيْنَ أَنْـتَ ؟ ( مصر )
ب: أَناَ مِصْرِيْ

·       أ : مِنْ أَيْنَ أَنْـتَ ؟ ( لبنان )
ب: أنا................
·       أ : مِنْ أَيْنَ أَنْـتَ ؟ ( إندونيسيا )
ب: أنا................
·       أ : مِنْ أَيْنَ أَنْـتَ ؟ ( جاكرتا )
ب: أنا ................
·       أ : مِنْ أَيْنَ أَنْـتَ ؟ ( جَاوَى )
ب: أنا..................

3.   Dialog B

سِيتيِ   : السلام عليكم
سَلْمَى  : وعليكم السلام
سيتي   : ماسمكِ
سلمى : اسمي سَلْمَى
سيتي   : من أينَ أنتِ؟
سلمى  : أنا من إندونيسيا
سيتي   : ما جِنْسِيَتُكِ ؟
سلمى  : أنا إندونيسية , وأنتِ ؟
سيتي   : أنا ماليزيّة
سلمى : أهلاً وسهلا ً
سيتي   : أهلا بكِ
Ungkapan
Kata Ganti Orang
أَهْلاَ بِك
ك- أنتِ
مَاسْمُكِ
كَ- أنتِ
ماجنسيتُكَ
ك-أنتَ
ماليزية
أندونيسية
ية Tambahan utk perempuan




Ket: Untuk Suku/bangsa diakhir kata diberi imbuhan : ية




4.   اِسْتَبْدِلْ كَمَا فِي اْلمِثاَلِ !
أ : مِنْ أَيْنَ أَنْـتِ ؟ ( مصر )
ب: أَناَ مِصْرِيْة

·       أ : مِنْ أَيْنَ أَنْـتِ ؟ ( عراق )
ب: أنا................
·       أ : مِنْ أَيْنَ أَنْـتَ ؟ ( إندونيسيا )
ب: أنا................
·       أ : مِنْ أَيْنَ أَنْـتَ ؟ ( جاكرتا )
ب: أنا ................
·       أ : مِنْ أَيْنَ أَنْـتَ ؟ ( باندونج)
ب: أنا..................
5.   اِسْتَبْدِلْ كَمَا فِي اْلمِثاَلِ !

المثال  :       ( إندونيسي )           أحمد : هل أنتَ إندونيسي ؟
                                        بودي   : نعم , أنا إندونيسي
       
·       ( مصر )
أحمد       : ....................
بودي      : .........................
·       ( لبنان )
أحمد       :..........................
بودي      :...........................
·       ( إندونيسية )
ناديا       :...........................
سيتي      :...........................
·       ( يابانية )
سَلْمَى  : ..........................
أَكِيراَ   : ..........................

Hobi-Hobi

Liem Swie King Legenda Indonesia dengan Smash yang mematikan lawan.
Legenda bulu tangkis Indonesia, meminta para pemain bulu tangkis Indonesia tidak perlu takut menghadapi pemain-pemain utama dunia.

"Kalau kita selalu menjaga kondisi dan konsistensi dalam pertandingan, kita akan selalu siap menghadapi pemain dengan kemampuan apa pun," kata Liem Swie King di Jakarta, Rabu (21/3).

Liem Swie King merupakan pemain legendaris Indonesia pada dekade 1970-1980-an. Di masa jayanya, pemain kelahiran Kudus ini pernah tiga kali menjadi juara tunggal putera All England (1978, 1979 dan 1981). King juga dikenal piawai bermain ganda putera bersama Christian Hadinata, Kartono Hariatmanto atau pun Bobby Ertanto. Ia mengundurkan diri di usia 32 pada 1988.

King muncul setelah surutnya era kegemilangan maestro bulu tangkis Rudy Hartono. Berbeda dengan gaya permainan Rudy yang mengandalkan strokes, permainan Liem Swie King pada awal karirnya sangat mengandalkan tenaga dan kecepatan yang dikenal dengan gaya permainan "speed and power game." King juga yang memopulerkan smash dengan loncatan yang dikenal dengan istilah, "King's smash."

King juga dianggap sebagai pemain dengan stamina yang luar biasa. Ia mampu bermain rangkap tunggal dan ganda pada saat permainan bulu tangkis masih menggunakan sistem service over dengan angka maksmial 18.

Menurut King yang telah berusia 56 tahun, perkembangan gaya permainan di tunggal saat ini jauh berbeda dengan ganda putera. "Di nomor ganda permainan sekarang sangat cepat dan membutuhkan defense yang sangat bagus. Sementara untuk tunggal masih ada reli mau pun drive yang tidak jauh berbeda dengan jaman saya," kata King.

Menurutnya, mandeknya perkembangan teknik di nomor tunggal putera diperlihatkan dengan masih eksisnya pemain-pemain lama sepertri Lee Chong Wei, Lin Dan, Peter Gade bahkan Taufik Hidayat. "Teknik dan stroke mereka memang bagus dan sistem poin sekarang membantu mereka masih mampu bersaing dengan pemain muda," kata King.

Karena itulah, final Olimpiade London Juli mendatang menurut King keumungkinan besar akan mempertemukan Lee Chong Wei dan Lin Dan. "Memang secara motivasi, Lee Chong Wei lebih tinggi karena belum pernah juara. Tetapi kalau menurut saya, Lin Dan akan meraih lagi medali emas olimpiade."

Membandingkan permainan pemain sekarang dengan pada masa jayanya, King mengatakan ia sanggup mengalahkan Lin Dan atau pun Lee Chong Wei. "Tetapi dengan kondisi saya pada usia 20-an ya. Jangan membayangkan saya pada masa menjelang pensiun. Saya kira kalau seusia, saya masih bisa. Setidaknya permainan akan berlangsung seru..."
 

Rabu, 17 April 2013

Konsultasi Syariah


Inspirasi

لا تكن مثل عبد السوء لا يأتي حتى ينادى عليه .. ائت الصلاة قبل النداء
 Sofyan bin Uyainah berkata: " Janganlah kalian seperti budak yang dungu, ia tidak datang kepada tuannya kecuali setelah dipanggil, datangilah shalat sebelum adzan" ( Muhammad Najati Sulaiman/24 Sa'ah Fi Hayati Shaim, Mesir: Darul Basyair: 97 )

Aku Dan Aktifitasku

Bersama Anakku, Aima
Namaku Fauzan Sugiyono, aku terlahir dari keluarga Jawa tepatnya Kebumen Jawa Tengah, 17 Januari 1979. Namun Pada tahun itupula ayah dan ibuku pindah ke Lampung.  Ayahku bernama: Suwandi Bin Ahmad Idris dan Ibuku bernama: Almini Binti Mad Rokhim.Semoga Allah berkahi usia keduanya.. Amin.
Segala Puji bagi Allah yang telah memberiku Istri yang shalihah yaitu drg. Rizky Andriani Alimy. darinya terlahir dua bidadari cerdas, cantik dan shalihah: Nawa Mukhbita ( Nawa ) dan Nuaima Mazaya( Aima ). Semoga mereka menjadi penyejuk pandangan mata kedua ortunya dunia dan akherat.

Pendidikanku berawal dari SDN 3 di desaku Tanjung Kesuma, Kecamatan Purbolinggi Kabupaten Lampung Timur.aku kemudian melanjutkan sekolah di SMPN 1 Purbolinggo dan SMUN1 Purbolinggo di kecamatan yang sama.
Selepas SMA aku tidak langsung melanjutkan ke jenjang kuliah, jujur aku sangat ingin meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi pada saat itu, namun apa daya ortu-ku sebagai petani, tidak mampu membiayaiku. awal mula aku agak berontak dengan keterbatasan finansial ayang aku miliki, dengan tidak bermaksud membesarkan prestasi, aku tercatat meraih rangking 1 dari kelas 1 sampa 6 SD, belum pernah terkalahkan. bahkan di SMP dan SMA aku termasuk pelajara aktif dan menduduki 3 besar di kelasku,  sehingga kuliah merupakan pilihan pertama saat itu.
Namun karena kondisi keluarga, akhirnya aku mengambil inisiatif untuk kursus menjahit pakaian pria yang memang sangat banyak di desaku. maka singkat cerita keahlian itulah yang membawaku untuk membuka mataku lebar-lebar menambah wawasan ilmu yang lebih luas.
Pada tahun 1998 aku selesai dari kursus tersebut dan memiliki keahlian membuat dan mendesain pakaian pria, akupun sempat bekerja sebagai tukang jahit di pabrik dan tailor. dengan suka duka yang dirasakan. diomelin bos, dimarahin, dihina dll. namun itu semua tidak menyurutkan langkahku untuk terus melangkah.
Pada tahun itupula alam fikiranku terbuka dengan memiliki kawan-kawan baru di Tanjung Karang, tempat pertama aku merantau. aku mengenal Islam dengan lebih luas tidak sesempit yang aku fahami dahulu sewaktu di desa. ( aku termasuk penggerak sekaligus ketua remaja islam saat itu, dengan berbagai program untuk memajukan remaja desa tentunya).
Di Tanjung Karang Lampung, aku mulai belajar Bahasa Arab di sebuah Lembaga. Darul Hikmah namanya, dahulu sebagai asrama mahasiswa dari berbagai universitas di Lampung.senang juga berteman dengan para mahasiswa yang kritis dan cerdas.
Akhirnya jalan itu terbuka, seorang kawan dari Jakarta membawa informasi ada sebuah universitas berbahasa Arab yang menggratiskan biaya kuliah bahkan berbeasiswa lagi, tanpa membuang kesempatan aku semakin serius untuk mendalami bahasa Arab.
singkat cerita aku bersama kawan-kawanku berangkat ke Salemba Jakarta untuk mendaftar di LIPIA JAKARTA. namun takdir Allah aku belum diterima.

 Aku kemudian terus belajar bahasa Arab secara gerilya ( maklum tidak pernah di pesantren ) di masjid, kawan, ustadz dll. selama setahun akhirnya masa pendaftaran kedua di LIPIA datanglah. dengan bermodalkan bahasa Arab pas-pasan akhirnya aku diterima di kelas pagi LIPIA I'dad Lughawi alhamdulillah ya Allah segala puji syukur aku haturkan, tidak semua bisa diterima di LIPIA meski banyak diantara pendaftar yang sudah 5 tahun di pesantren tidak lulus tes, saat itu yang mendaftar sekitar 1000 orang sementara yang diterima hanya 60 orang, segala puji bagi Allah aku termasuk yang diterima.
Mulailah aktifitasku sebagai mahasiswa resmi LIPIA JAKARTA, rasa syukur itu aku wujudkan dengan belajar sungguh-sungguh di LIPIA, membaca buku-buku di maktabah, aktif di organisasi kemahasiswaan, beladiri Thifan, Kung Fu dll. hingga masa akhir kuliahku I'dad selesai dilanjutkan ke jenjang Takmily dan Syariah.
Alhammdulillah aku lulus dari LIPIA Jakarta pada tahun 2011 dengan beban dakwah dipundak, dan sekarang aku sedang menempuh S2 di Institut Ilmu-Ilmu Al Qur'an Jakarta, semoga Ilmuku yang setitik bermanfaat bagi umat.

Pekerjaan
  1. Mudir LPPI Al Biruni Kelapa Dua Depok
  2. Pengajar Bahasa Arab di Mahad Darul Jannah Tapos
  3. Penterjemah di penerbit Maktabah Gaza Jaktim.
  4. Pernah bekerja di Qatar Charity tahun 2011
  5. Pernah bekerja di www. salampalestina.com sebagai penterjemah berita 2012
  6. Manager Rumah Sehat Nawa ( Usaha Keluarga bersama istri tercinta )
Aktifitas
  • Pengisi Kajian Tetap Ahad Pagi di Masjid Al Istiqamah Depok Timur materi Tafsir Al Qur'an.
  • Pengisi kajian di beberapa instansi
Facebook
Fauzan Abuna @ yahoo.com

Twitter
 Fauzan Abuna

WEB
www. fauzanabuna.blogspot.com
 

PIN BB
 219DB2C1

Telephon

021- 98902929

Motto

" Setiap Nafas Untuk Kebaikan"





Selasa, 16 April 2013

Ekonomi Islam

M. Umer Chapra (1 Februari 1933, Bombay India) adalah salah satu ekonom kontemporer Muslim yang paling terkenal pada zaman modern ini di timur dan barat. Ayahnya bernama Abdul Karim Chapra. Umer Chapra dilahirkan dalam keluarga yang taat beragama, sehingga ia tumbuh menjadi sosok yang mempunyai karakter yang baik. Keluarganya termasuk orang yang berkecukupan sehingga memungkinkan ia mendapatkan pendidikan yang baik.
Masa kecilnya ia habiskan di tanah kelahirannya hingga berumur 15 tahun. Kemudian ia pindah ke Karachi untuk meneruskan pendidikannya disana sampai meraih gelar Ph.D dari Universitas Minnesota. Dalam umurnya yang ke 29 ia mengakhiri masa lajangnya dengan menikahi Khairunnisa Jamal Mundia tahun 1962, dan mempunyai empat anak, Maryam, Anas, Sumayyah dan Ayman.
Dalam karir akademiknya DR. M. Umer Chapra mengawalinya ketika mendapatkan medali emas dari Universitas Sindh pada tahun 1950 dengan prestasi yang diraihnya sebagai urutan pertama dalm ujian masuk dari 25.000 mahasiswa. Setelah meraih gelar S2 dari Universitas Karachi pada tahun 1954 dan 1956, dengan gelar B.Com / B.BA ( Bachelor of Business Administration ) dan M.Com / M.BA ( Master of Business Administration ), karir akademisnya berada pada tingkat tertinggi ketika meraih gelar doktoralnya di Minnesota, Minneapolis. Pembimbingnya, Prof. Harlan Smith, memuji bahwa Umer Chapra adalah seorang yang baik hati, mempunyai karakter yang baik dan kecemerlangan akademis. Menurut Profesor ini, Umer Chapra adalah orang yang terbaik yang pernah dikenalnya, bukan hanya dikalangan mahsiswa namun juga seluruh fakultas.
DR. Umer Chapra terlibat dalam berbagai organisasi dan pusat penelitian yang berkonsentrasi pada ekonomi Islam. Saat ini dia menjadi penasehat pada Islamic Research and Training Institute (IRTI) dari IDB Jeddah. Sebelumnya ia menduduki posisi di Saudi Arabian Monetary Agency (SAMA) Riyadh selama hampir 35 tahun sebagai penasihat peneliti senior. Aktivitasnya di lembaga-lembaga ekonomi Arab Saudi ini membuatnya di beri kewarganegaraan Arab Saudi oleh Raja Khalid atas permintaan Menteri Keuangan Arab Saudi, Shaikh Muhammad Aba al-Khail. Lebih kurang selama 45 tahun beliau menduduki profesi diberbagai lembaga yang berkaitan dengan persoalan ekonomi diantaranya 2 tahun di Pakistan, 6 tahun di Amerika Serikat, dan 37 tahun di Arab Saudi. Selain profesinya itu banyak kegiatan ekonomi yang dikutinya, termasuk kegiatan yang diselenggarakan oleh lembaga ekonomi dan keuangan dunia seperti IMF, IBRD, OPEC, IDB, OIC dan lain-lain.
Beliau sangat berperan dalam perkembangan ekonomi Islam. Ide-ide cemerlangnya banyak tertuang dalam karangan-karangannya. Kemudian karena pengabdiannya ini beliau mendapatkan penghargaan dari Islamic Development Bank dan meraih penghargaan King Faisal International Award yang diperoleh pada tahun 1989.
Beliau adalah sosok yang memiliki ide-ide cemerlang tentang ekonomi islam. Telah banyak buku dan artikel tentang ekonomi islam yang sudah diterbitkan samapai saat ini telah terhitung sebanyak 11 buku, 60 karya ilmiah dan 9 resensi buku. Buku dan karya ilmiahnya banyak diterjemahkan dalam berbagai bahasa termasuk juga bahasa Indonesia.
Buku pertamanya, Towards a Just Monetary System, Dikatakan oleh Profesor Rodney Wilson dari Universitas Durham, Inggris, sebagai “Presentasi terbaik terhadap teori moneter Islam sampai saat ini” dalam Bulletin of the British Society for Middle Eastern Studies (2/1985, pp.224-5). Buku ini adalah salah satu fondasi intelektual dalam subjek ekonomi Islam dan pemikiran ekonomi Muslim modern sehingga buku ini menjadi buku teks di sejumlah universitas dalam subjek tersebut.
Buku keduanya, Islam and the Economic Challenge, di deklarasikan oleh ekonom besar Amerika, Profesor Kenneth Boulding, dalam resensi pre-publikasinya, sebagai analisis brilian dalam kebaikan serta kecacatan kapitalisme, sosialisme, dan negara maju serta merupakan kontribusi penting dalam pemahaman Islam bagi kaum Muslim maupun non-Muslim. Buku ini telah diresensikan dalam berbagai jurnal ekonomi barat. Profesor Louis Baeck, meresensikan buku ini di dalam Economic Journal dari Royal Economic Society dan berkata: “ Buku ini telah ditulis dengan sangat baik dan menawarkan keseimbangan literatur sintesis dalam ekonomi Islam kontemporer. Membaca buku ini akan menjadi tantangan intelektual sehat bagi ekonom barat. “ ( September 1993, hal. 1350 ). Profesor Timur Kuran dari Universitas South Carolina, mereview buku ini dalam Journal of Economic Literature untuk American Economic Assosiation dan mengatakan bahwa buku ini menonjol sebagai eksposisi yang jelas dari keterbukaan pasar Ekonomi Islam. Kritiknya terhadap sistim ekonomi yang ada secara tidak biasa diungkap dengan pintar dan mempunyai dokumentasi yang baik.  Umer Chapra, menurutnya telah membaca banyak tentang kapitalisme dan sosialisme sehingga kritiknya berbobot. Dan, Profesor Kuran merekomendasikan buku ini sebagai panduan sempurna dalam pemahaman ekonomi Islam.
Pendapat M. Umer Chapra terhadap ekonomi Islam pernah dikatakannya dan didefinisikannya sebagai berikut: Ekonomi Islam didefinisikan sebagai sebuah pengetahuan yang membantu upaya realisasi kebahagiaan manusia yang berada dalam koridor yang mengacu pada pengajaran Islam tanpa memberikan kebebasan individu atau tanpa perilaku makro ekonomi yang berkesinambungan dan tanpa ketidakseimbangan lingkungan.
disadur dari: http://www.iaei-pusat.org/opini_detail.php?opini=5

Dakwah


Sejarah



Aminah Binti Wahb
 ( Pemimpin Para Ibu )

Kita mulai pembicaraan tentang wanita-wanita mulia dengan pemimpin para ibu, dialah ibu yang membawa kebaikan ketengah umat manusia dengan melahirkan anak satu-satunya yang agung. Pembawa risalah petunjuk nan kekal, Rasul yang penuh hikmah dan rahmat, nabi yang membawa cahaya dan petunjuk.
Dia adalah Aminah Binti Wahb, Ibunda dari Muhammad Bin Abdillah yang Allah utus sebagai rahmat bagi seluruh alam, petunjuk bagi kaum yang tersesat dan penutup para nabi.
Cukuplah kemuliaanya tak dipungkiri, kebanggaan yang tak tergantikan. Sesungguhnya Allah memilihnya sebagai ibu bagi Rasul termulia. Penutup para nabi, anak satu-satunya nan agung menceritakan tentang nasabnya yang suci dari ibu dan ayahnya, seperti dibenarjan oleh hadits:
“ Sesungguhnya Allah memilihku dari kabilah Kinanah, dan Kinanah terpilih dari kabilah Quraisy, dan Qurisy terpilih dari bangsa Arab, akulah yang terpilih dari yang terpilih dan dari yang terpilih “.
“ Allah telah memindahkanku dari tulang sulbi yang baik ke rahim nan suci, terpilih. Tidaklah bercabang satu dahan kecuali aku yang terbaik dari keduanya”.
Aminah tidak hanya menjadi ibunda nabi dan Rasul saja, namun ia adalah pelaku sejarah karena risalah Islam yang dibawa oleh Muhammad menjadi risalah yang sempurna dan menyeluruh, menjadi petunjuk yang abadi sepanjang masa bagi kemaslahatan manusia.
Ibnu Ishak berkata tentang Aminah Binti Wahb:
“ Pada saat itu Aminah adalah wanita memiliki nasab yang paling mulia dikalangan Quraisy”.
DR. Bint As Syathi mengatakan:
“ Aminah dibesarkan dalam lingkungan yang terhormat, tempat berkembang yang baik, berkumpul dalam dirinya nasab terbaik, kedudukan terhormat yang pada saat itu kaum Aristokrat mengagung-agungkan asal usul dan kemuliaan genetika.”
Aminah merupakan bunga yang sedang mekar dikalangan Quraisy, anak perempuan keturunan dari nasab yang mulia, menyejukkan mata yang terjaga dari kehinaan. Hingga beberapa pihak mencoba membuat sketsa gambar tentangnya. Bahkan para sejarawan berusaha meneliti tentangnya tak lain karena Aminah pada saat itu merupakan wanita termulia dari kalangan Quraisy baik nasab dan kedudukannya seperti disebutkan oleh Ibnu Ishaq.

Setetes Embun